[How to use articles]
We will
study the form of Articles (a, an, the, zero article).
a. Definition of article
b. How to use the article
c. Comparisons (between a, an, and the)
d.Example sentences with article
a. Definition of article
b. How to use the article
c. Comparisons (between a, an, and the)
d.Example sentences with article
Pengertian
Article
A, an, the
(articles) adalah
kata yang digunakan untuk membatasi pengertian dari noun (kata
benda).
Article atau kata sandang, terbagi menjadi
dua macam, yaitu: definite dan indefinite. Adapula zero article yang
berarti tanpa kata sandang.
Hanya ada satu
jenis article yang tergolong dalam definite article yaitu ‘the’. ‘The’
digunakan sebelum kata benda
Penggunaan “The”
Penggunaan “The”
1. “The” digunakan ketika menunjuk pada
objek atau orang yg spesifik, atau sudah pasti diketahui, contoh:
I saw the lion at the zoo. [Saya melihat singa di kebun binatang.]
Pada kalimat ini kita membicarakan kata benda yang spesifik, yaitu “lion”. Yang berarti saya melihat singa yg ada di kebun binatang.
I saw the lion at the zoo. [Saya melihat singa di kebun binatang.]
Pada kalimat ini kita membicarakan kata benda yang spesifik, yaitu “lion”. Yang berarti saya melihat singa yg ada di kebun binatang.
2. “The” digunakan ketika hanya ada
satu-satunya yg ada di suatu lingkungan atau bahkan dunia, contoh:
The president of Indonesia is visiting Japan. [Presiden Indonesia sedang mengunjungi Jepang.]
Karena Indonesia,atau pun negara lainnya hanya memiliki satu presiden, maka presiden selalu diawali dengan ‘the’.
The president of Indonesia is visiting Japan. [Presiden Indonesia sedang mengunjungi Jepang.]
Karena Indonesia,atau pun negara lainnya hanya memiliki satu presiden, maka presiden selalu diawali dengan ‘the’.
3. “The” digunakan pada kata sifat
superlative. contoh:
It is the highest mountain in Indonesia. [Ini adalah gunung tertinggi di Indonesia]
Pada kata sifat superlatif yang biasanya diakhiri dengan akhiran -est, maka harus diawali oleh article ‘the’.
It is the highest mountain in Indonesia. [Ini adalah gunung tertinggi di Indonesia]
Pada kata sifat superlatif yang biasanya diakhiri dengan akhiran -est, maka harus diawali oleh article ‘the’.
4. “The” digunakan untuk kata benda yang
tidak dapat dihitung (uncountable noun) dan plural noun (kata benda jamak). contoh:
I spilled the water. [Saya menumpahkan air.]
Pada kalimat ini, water merupakan salah satu contoh benda yang tidak dapat dihitung, maka di awal kata benda ‘water’ kita dapat menggunakan article ’the’.
I spilled the water. [Saya menumpahkan air.]
Pada kalimat ini, water merupakan salah satu contoh benda yang tidak dapat dihitung, maka di awal kata benda ‘water’ kita dapat menggunakan article ’the’.
PERBEDAAN PELAFALAN “THE”
Sama seperti pada indefinite article, pada definite article pun terdapat perbedaan pelafalan bunyi yg dipengaruhi bunyi huruf yg mengawali kata benda.
Untuk kata benda yang diawali dengan bunyi vokal maka ‘the’ dibaca /di:/, sedangkan untuk kata benda yang diawali dengan bunyi konsonan maka ‘the’ dibaca /de:/.
Sama seperti pada indefinite article, pada definite article pun terdapat perbedaan pelafalan bunyi yg dipengaruhi bunyi huruf yg mengawali kata benda.
Untuk kata benda yang diawali dengan bunyi vokal maka ‘the’ dibaca /di:/, sedangkan untuk kata benda yang diawali dengan bunyi konsonan maka ‘the’ dibaca /de:/.
INDEFINITE
ARTICLE
Terdapat 2 jenis articles yang tergolong
dalam indefinite articles, yaitu “a” dan
“an”.
Pada indefinite articles, kata benda tersebut adalah sesuatu tidak spesifik atau kata benda tak tentu. Dan hanya digunakan untuk singular countable noun (Kata benda dapat dihitung tunggal)
The indefinite article tells us that the noun is not specific.
Pada indefinite articles, kata benda tersebut adalah sesuatu tidak spesifik atau kata benda tak tentu. Dan hanya digunakan untuk singular countable noun (Kata benda dapat dihitung tunggal)
The indefinite article tells us that the noun is not specific.
Penggunaan
“a” dan “an”
1. A/an digunakan untuk merujuk pada
sesuatu yang tidak spesifik/ tidak pasti, contoh:
Nadila reads a book. [Nadila membaca buku.]
Pada kalimat ini kita tahu bahwa nadila membaca buku, tapi kita tidak tahu dengan pasti apa buku yang dia baca itu.
Nadila reads a book. [Nadila membaca buku.]
Pada kalimat ini kita tahu bahwa nadila membaca buku, tapi kita tidak tahu dengan pasti apa buku yang dia baca itu.
2. A/an ketika kita melihat sesuatu atau
seseorang untuk pertama kalinya,
contoh:
I saw a solar eclipse yesterday. [Saya melihat gerhana matahari kemarin.]
I saw a solar eclipse yesterday. [Saya melihat gerhana matahari kemarin.]
Pada kalimat ini berarti saya untuk pertama kalinya melihat gerhana matahari.
3. Menggunakan a/an untuk menunjukkan
seseorang atau sesuatu bagian dari suatu kelompok, contoh:
It was an expensive bag. [Ini adalah tas mahal]
Pada kalimat ini berarti tas ini adalah salah satu tas yang mahal di antara semua tas yang mahal lainnya.
It was an expensive bag. [Ini adalah tas mahal]
Pada kalimat ini berarti tas ini adalah salah satu tas yang mahal di antara semua tas yang mahal lainnya.
4. Menggunakan a untuk ketika mengatakan
pekerjaan seseorang,
contoh:
My father is a doctor. [Ayahku adalah seorang dokter]
Untuk mengatakan pekerjaan seseorang, article “a” adalah article yang biasa digunakan.
My father is a doctor. [Ayahku adalah seorang dokter]
Untuk mengatakan pekerjaan seseorang, article “a” adalah article yang biasa digunakan.
PERBEDAAN PEMAKAIAN “A” dan “An”
"An" digunakan di depan kata benda tunggal yang dimulai dengan huruf/bunyi vocal (a,i,u,e,o).
"A" digunakan di depan kata benda tunggal yang dimulai dengan huruf/atau bunyi konsonan.
Hati-hati dengan kata benda tunggal yang dimulai dengan huruf "H" dan "U"
"An" digunakan di depan kata benda tunggal yang dimulai dengan huruf/bunyi vocal (a,i,u,e,o).
"A" digunakan di depan kata benda tunggal yang dimulai dengan huruf/atau bunyi konsonan.
Hati-hati dengan kata benda tunggal yang dimulai dengan huruf "H" dan "U"
“an” juga bisa digunakan di depan kata-kata
yang dimulai dengan huruf “h” tetapi huruf “h” tersebut berbunyi “a”.
Contohnya : kata “hour” dan “honest”.
Contohnya : kata “hour” dan “honest”.
Selain “h”, “u” juga perlu diperhatikan.
Jika “u” pada kata tersebut tidak berbunyi vocal melainkan konsonan maka
artikelnya adalah “a”.
Contohnya : “a university” bukan “ an university”. karena dibaca "yu"niversiti
Contohnya : “a university” bukan “ an university”. karena dibaca "yu"niversiti
ZERO
ARTICLE (WITHOUT “a”, “an”, “the”)
Zero article berarti tidak ada article (a,an,the) yang
perlu untuk digunakan terhadap suatu noun (kata benda).
Beberapa macam noun yang tidak atau dapat tidak menggunakan article (tanpa a, an, the) antara lain adalah nama-nama bahasa, olahraga, sesuatu yg umum.
Beberapa macam noun yang tidak atau dapat tidak menggunakan article (tanpa a, an, the) antara lain adalah nama-nama bahasa, olahraga, sesuatu yg umum.
CONTOH
KALIMAT UNTUK ZERO ARTICLE
1. Can you speak Japanese? [Dapatkah kamu bicara bahasa Jepang?]
2. That children playe football. [ Anak-anak itu bermain bola]
2. That children playe football. [ Anak-anak itu bermain bola]
All things or things in general: Use no article with plural count nouns or any noncount nouns used to mean all or in general.
I do not like coffee. (Saya tidak suka semua kopi.)
Untuk penjelasan lebih lanjut silahkan simak video pembelajaran di bawah ini.
For more explanation about how to use articles, you can check this video below.
0 komentar:
Posting Komentar